Menu
Catch The Dream

Bekas Jerawat dan Luka, Apa Bedanya dan Bagaimana Mengatasinya? 

  • Bagikan
bekas luka jerawat
bekas luka jerawat Image by <a href="https://pixabay.com/users/kjerstin_michaela-2086286/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=1606765">Kjerstin Michaela Noomi Sakura Gihle Martinsen Haraldsen</a> from <a href="https://pixabay.com//?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=1606765">Pixabay</a>

GROOVE.CO.ID – Jerawat, tidak saja membuat penampilan tidak maksimal, tapi mengatasi bekas luka dan bekas jerawat juga menjengkelkan.

Kamu dengan wajah yang pernah ditumbuhi jerawat, pasti tahu bahwa bekas jerawat membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan memudar, bahkan ada lho bekas jerawat yang sama sekali tidak bisa hilang meski sudah berbagai upaya dilakukan.

Dalam kasus ini, mencegah timbulnya jerawat lebih baik daripada mengobati, tapi jerawat kadang-kadang tetap muncul meski kita sudah mati-matian menghindarinya.

Jadi bagaimana mengatasi jerawat yang terus muncul meski sudah ada upaya preventif?

Diyakini produk-produk skin care atau perawatan kulit adalah cara terbaik untuk menghindari jerawat, meski memang banyak kasus tidak bisa menghilangkan sepenuhnya,

Kita akan bahas hal ini bersama Channel News Asia Life Style yang mewawancarai  konsultan dermatologis di Assurance Skin, Singapura, Wong Soon Tee.

Apa itu luka jerawat?  

Ada dua jenis luka jerawat, bukan hanya bekas yang tertinggal di kulit setelah jerawat hilang.

Biasanya ada dua jenis tanda yang tertinggal di kulit setelah jerawat hilang.

Pertama berbentuk datar, tampak seperti titik yang berwarna beda dengan kulit lain.

Kedua ada bekas jerawat yang mengganggu permukaan kulit dan muncul menjadi lubang atau tanda timbul.

“Dokter kulit menyebut bekas jerawat atau hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Ini bukanlah bekas luka, seperti yang dipahami masyarakat umum,”kata Dr Wong.

Bekas jerawat yang kedua itulah yang bisa menimbulkan kondisi kulit yang lebih serius.

Namun perlu diketahui, keduanya disebabkan oleh proses peradangan yang terjadi saat jerawat terbentuk di kulit.

Bekas jerawat biasanya akan hilang seiring berjalannya waktu dan perawatan, namun bekas luka, yang terjadi karena ketidakteraturan dalam proses penyembuhan kulit, bersifat permanen.

Baca juga :  Sosok Megawati Hangestri, Bintang Red Sparks Korea dari Jember

Bekas jerawat luka ini tidak bisa dihilangkan lho. Ini bersifat permanen, bahkan perawatan seperti laser mungkin tidak dapat menghilangkannya sepenuhnya, hanya membantu memperbaiki penampilannya.

Bekas jerawat juga bermacam-macam jenisnya.

“Bentuknya berbeda dan unik dengan caranya masing-masing. Mereka merespons pengobatan secara berbeda,” ujar Wong, sambil menekankan bahwa yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengatasi masalah bekas jerawat.

Namun, bekas jerawat akan memudar seiring berjalannya waktu dan dengan perawatan yang tepat.

“Dokter kulit mengobati bekas jerawat dengan obat oles. Terkadang, kami menggunakan kosmetik dan variasinya sangat banyak. Namun penting untuk diketahui bahwa kosmetik tidak memiliki potensi sebagai obat topikal,” kata Dr Wong.

Bisa diatasi dengan produk skincare 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sebamed Indonesia (@sebamed.id)

Baca juga berita kami di:

icon google news icon telegram

Download Aplikasi :

icon playstore
  • Bagikan