Menu
Catch The Dream

Wujud Api yang Sesungguhnya: Gas, Cair, atau Padat?

  • Bagikan
Ilustrasi Wujud Api
Ilustrasi Api

GROOVE.CO.ID, Jakarta- Sejarah penemuan api membentang jauh ke dalam masa prasejarah dan menjadi tonggak penting dalam peradaban manusia.

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa penggunaan api sudah dimulai sekitar 300.000 tahun yang lalu, tercatat di situs prasejarah seperti Terra Amata di Prancis. Meskipun pada masa itu manusia belum sepenuhnya memahami sifat dan manfaat api.

Pentingnya api mulai terungkap pada Zaman Neolitikum, di mana masyarakat mengembangkan teknologi pengendalian api dengan menggunakan oven tanah liat dan alat masak sederhana.

Hal ini diungkap John Smith dalam artikel berjudul The Origins of Fire: A Reassessment yang dimuat  dalam jurnal arkeologi yang terpercaya Journal of Archaeological Science. Smith melakukan penelitian terperinci dilakukan untuk memahami peran penting api dalam evolusi manusia.

Menurut jurnal tersebut, keberadaan dan pemanfaatan api menjadi kunci bagi perkembangan sosial manusia. Penggunaan api memberikan keamanan, sumber pemanasan, dan alat masak yang fundamental.

Evolusi pengetahuan manusia tentang sifat api membuka jalan bagi revolusi industri dan kemajuan teknologi modern.

Hanya saja sejarah tidak dapat mencatat kapan manusia mulai mempertanyakan wujud api, pertanyaan yang hingga kini belum terjawab. Api dikenal sebagai reaksi kimia dari beberapa elemen yang mengalami pembakaran, menghasilkan panas dan cahaya, sebagaimana dikutip dari eduvul.

Doktor kimia dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat, Ian Farrell, menyatakan dalam artikelnya bahwa api yang menyala banyak memiliki sifat mirip gas, di mana tidak memiliki bentuk atau volume tetap. Meskipun begitu, api juga dapat mengembang dan menyusut seiring dengan perubahan oksigen dalam bara api.

Baca juga :  96 Jurusan yang Dibutuhkan dalam Rekrutmen Perwira PK TNI 2023

Baca juga berita kami di:

icon google news icon telegram

Download Aplikasi :

icon playstore
  • Bagikan