Menu
Catch The Dream

[KOLOM] Israel, Kisah Sukses Praktik Negara Koperasi 

  • Bagikan
Seorang warga Yahudi membaca buku di Yerusalem. Israel negara koperasi
Seorang warga Yahudi membaca buku di Yerusalem. (Image by <a href="https://pixabay.com/users/tdjgordon-655284/?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=573956">Tom Gordon</a> from <a href="https://pixabay.com//?utm_source=link-attribution&utm_medium=referral&utm_campaign=image&utm_content=573956">Pixabay</a>)

GROOVE.CO.ID – Di mana kita bisa melihat bekerjanya koperasi dalam skala negara? Jawabannya: Israel. Ia adalah satu-satunya negara di dunia yang dibangun dengan menerapkan sistem koperasi.

Bahkan, koperasi dijadikan sebagai fondasi dan tulang punggung pembangunan negeri itu.

Israel sebagai sebuah negara berdiri pada 14 Mei 1948 atau sehari sebelum mandat Inggris di tanah Palestina berakhir.

Tiga puluh satu tahun sebelumnya, tepatnya pada 2 November 1917, Pemerintah Inggris menetapkan Deklarasi Balfour yang menjanjikan orang-orang Yahudi mendapat tanah di Palestina.

Sebelumnya, orang-orang Israel itu telah berdatangan dengan membawa tradisi komunal koperasi dari Eropa dan membentuk koloni.

Koloni itu sendiri disusun sebagai sebuah koperasi yang dikelola secara demokratis dari, oleh, dan untuk mereka sendiri.

Ada dua model koperasi yang mereka bawa dan kembangkan, yaitu Kibbutz dan Moshav.

Anggota Kibbutz menyebut diri sebagai Kibbutzim dan anggota Moshav menyebut diri sebagai Moshavim.

Kibbutz adalah sebuah permukiman berbasis koperasi pertanian yang diatur sangat ketat.

Mereka tinggal dan bekerja bersama di koperasi. Jadi, semua adalah pekerja koperasi.

Aturan mainnya adalah bekerja keras dan menyerahkan semua hasilnya ke koperasi.

Melalui koperasi diatur agar setiap orang mendapatkan bagian secukupnya sesuai kebutuhan riil mereka.

Kelebihan dari keuntungan yang diperoleh disepakati bersama untuk di-reinvestasi alias ditambahkan sebagai penambahan modal koperasi secara kelembagaan.

Karena akumulasi dana cadangan (reserve fund) terus membesar, mereka kemudian berinvestasi dengan mendirikan perusahaan baru dan atau membeli perusahaan-perusahaan di berbagai negara yang terus-menerus mengalirkan keuntungan kepada individu warga negara Israel tanpa harus bekerja.

Koperasi-koperasi mereka itulah yang mendorong kemajuan masyarakat dan negara Israel.

Koperasi selalu bersedia membiayai riset di semua aspek dan bahkan membiayai kantor lobi di banyak negara untuk memenangkan kepentingan mereka.

Baca juga :  Presiden Biden Tunda Pembicaraan dengan Pemimpin Arab gara-gara Israel Bom Rumah Sakit di Gaza 

Para Kibbuthzim sangat bersemangat dalam dunia kerja karena merasa tidak punya apa-apa sehingga mereka harus menguasai apa pun juga.

Sementara itu, koperasi Moshav diatur secara lebih longgar. Setiap individu adalah petani keluarga yang otonom, namun tetap bekerja dengan prinsip koperasi.

Mereka mendapatkan bagian sesuai dengan besarnya investasi dan juga banyaknya transaksi di koperasi.

Moshav itulah yang kemudian disebut-sebut sebagai cikal-bakal tumbuhnya sebuah tata aturan desa yang diatur dengan konsep koperasi multi-tujuan. Desa adalah koperasi dan koperasi adalah desa.

Di sini, desa dalam arti sebagai komunitas, bukan batas-batas wilayah administratif seperti di Indonesia.

Orang yang tinggal di desa adalah anggota koperasi Moshav dan jika kita menemukan seseorang yang merupakan anggota dari koperasi multi-tujuan merupakan Moshavi.

Ia tinggal di desa dan disebut sebagai orang desa. Desa dan koperasi merupakan integrasi canggih dari kelembagaan koperasi multi tujuan.

Seperti halnya layanan untuk masyarakat kota, di desa juga ditemukan aktivitas pendidikan, kebudayaan, perpustakaan, olahraga, kesehatan, kepemudaan, berkebun, agama, jalan raya, kebersihan, penerangan umum dan fasilitas untuk warga lanjut usia.

Kepala Moshav atau semacam kepala desa adalah orang yang sama. Ketika sedang membicarakan masalah desa sama artinya dengan membahas soal koperasi. Pola hubungannya seperti arsiran bulat tak berjarak.

Kita bisa menilai struktur komunitas Moshav secara jelas saat meninjau beberapa prinsip dasar pembangunan masyarakat dan organisasinya yang diturunkan dari nilai-nilai koperasi universal, seperti keadilan, solidaritas, kepedulian, dan lain-lain.

Tujuan utama Moshav adalah menciptakan kesejahteraan dan hubungan sosial maksimum berdasarkan keinginan masyarakat desa.

Baca juga berita kami di:

icon google news icon telegram

Download Aplikasi :

icon playstore
  • Bagikan