Menu
Catch The Dream

Telan Anggaran 600 Miliar, Pembangunan SPAM Tanjab Timur Penuh Masalah dan Dilaporkan ke KPK

  • Bagikan

Groove.co.id | TJT – Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur kurang lebih menelan anggaran sebesar Rp 600 miliar, yang terletak di beberapa kecamatan dimulai dari tahun 2011 sampai dengan 2016.

Dengan anggaran yang fantastis, tapi di beberapa titik pembangun SPAM tersebut banyak yang belum berfungsi.

Tak hanya itu, SPAM tersebut aliran airnya berwarna kuning, dalam pembangunannya juga ada yang Mark Up, dan sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Aliansi Jaringan Pemuda Anti Korupsi (JPAK) pada Januari 2024.

Seperti dilansir dari media nusanewss.com Aktivis Penggiat Anti Korupsi Tanjung Jabung Timur, Ari Suryanto mendesak KPK untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan proyek pembangunan jaringan instalasi Air Minum melalui Program Stasiun Pengelolaan Air Minum ( SPAM) tahun 2011 – 2012 – 2013 – 2014 – 2015 yang menyedot anggaran sekitar Rp, 600 miliar.

Ari Suryanto menyambut dalam jurnal nya; Tahun 2018, kasus ini sudah pernah di telusuri oleh Reskrim Polres Tanjung Jabung Timur, namun entah kenapa tidak di tindak lanjuti. Padahal  kondisi fisik di sejumlah titik sudah sangat memprihatinkan, terutama pendistribusian air dari pipa induk tidak berjalan maksimal.

Sementara anggaran yang di gelontorkan nilainya sangat fantastis yang seharusnya seharusnya tidak terjadi

Baca juga :  Daya Ungkit Cak Imin untuk Suara Anies Diragukan

Baca juga berita kami di:

icon google news icon telegram

Download Aplikasi :

icon playstore
  • Bagikan