Menu
Catch The Dream

Jusuf Hamka jadi Bendahara PBNU, Mardani Maming Diberhentikan dengan Hormat 

  • Bagikan
bendera Nahdlatul Ulama berwarna hijau
Nahdlatul Ulama

GROOVE.CO.ID | Jakarta – Pengusaha konstruksi Jusuf Hamka diangkat menjadi Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dari sebelumnya menjadi salah satu ketua pada ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

Pengangkatan Jusuf Hamka dilakukan bersama dengan penggantian beberapa pengurus lain. Ada nama H Amin Said Husni yang semula Ketua PBNU menjadi Wakil Ketua Umum PBNU, sedangkan Gudfan Arif yang semula Bendahara PBNU menjadi Bendahara Umum PBNU.

Tiga orang ketua PBNU diberhentikan, yaitu H Ulyas Taha, KH Amiruddin Nahrawi, dan H Robikin Emhas. Pengurus lain yang diberhentikan adalah Mardani Maming dari jabatan bendahara umum dan H Ahmad Nadzir, H Burhanuddin Mochsen, dan H Ashari Tambunan dari jabatan bendahara PBNU.

Ada juga pengangkatan pengurus, yaitu Nusron Wahid yang semula Wakil Ketua Umum PBNU menjadi Ketua PBNU, serta A Suaedy dan KH Ulil Abshar Abdalla sebagai Ketua PBNU.

Dikutip dari laman NUonline, mereka diberhentikan dengan hormat disertai ucapan terimakasih, namun tidak menjelaskan sebab pemberhentian mereka. 

Namun diketahui Mardani Maming, eks bupati Tanah Bumbu sedang menghadapi persoalan hukum sebagai tersangka kasus penyuapan sebesar Rp118 miliar terkait izin usaha pertambangan. 

Penggantian ini dilakukan berdasarkan SK PBNU Nomor 01.b/A.II.04/06/2023 tentang Pengesahan Pergantian Antar Waktu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027 yang dikeluarkan pada Rabu (13/23). 

Baca juga :  Arsjad Rasjid Resmi jadi Ketua TPN Ganjar Pranowo, Mundur dari Kadin dan Indika Energi 

Baca juga berita kami di:

icon google news icon telegram

Download Aplikasi :

icon playstore
  • Bagikan