Menu
Catch The Dream

Anggota Sindikat Pesta Seks di Jaksel Capai Ratusan Orang

  • Bagikan
Ilustrasi pesta seks orgy
Ilustrasi seks

GROOVE.CO.ID | Jakarta-  Polres Metro Jakarta Selatan membongkar pesta seks di salah satu apartemen di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Polisi menyebut dari hasil penyelidikan terungkap penyelenggara telah berulang kali menggelar pesta seks di beberapa lokasi.

Sebelum digerebek polisi di Semanggi, acara serupa telah diselenggarakan di kawasan Bogor dan Cilandak. Pesta seks atau orgy yang dijadwalkan di Jaksel tidak sempat dimulai karena pihak kepolisian lebih dulu menghentikan aktivitas tersebut sebelum para peserta tiba.

Dalam pengungkapan ini, sebanyak lima orang berinisial GA, YM, JF dan TA telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka memiliki peran masing-masing.

Tersangka dengan inisial  GA dari daerah Cimandala Kecamatan Sukaraja Bogor, YM dari daerah Kerajinan Kecamatan Cibinong Bogor dan JF dari Manggarai, Selatan Tebet Jakarta Selatan. 

Sementara tersangka berinisial TA adalah warga Candisari Semarang, Jawa Tengah yang berperan sebagai inisiator dari kegiatan undangan pesta seks.

“Pesta orgy ini terbongkar setelah undangan yang menyebar di media sosial. Dalam undangan tersebut, para peserta, diwajibkan untuk membayar bayaran sebesar Rp 1 juta untuk bergabung dalam pesta seks,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi.

“Tak hanya itu, aturan lain juga diberlakukan. Para peserta diwajibkan untuk membawa alat kontrasepsi, tidak menggunakan obat kuat, serta wangi dan bersih”

Punya Ratusan Member

Adapun Kepala Satuan Reserse dan Kriminal  Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bintoro mengungkap media sosial yang digunakan tersangka melakukan undangan pesta seks itu memiliki 100 member.

Tak hanya menggelar orgy atau pesta seks di beberapa tempat, Bintoro menuturkan, ada tersangka yang juga melakukan kegiatan menawarkan perempuan melalui situs web tertentu.

Baca juga :  Foto Surat Minta AHY Jadi Cawapres, Berikut Penjelasan Anies!

“Intinya, bukan hanya untuk kegiatan pesta seks tapi ada juga kegiatan menawarkan wanita-wanita untuk teman untuk apa itu ada,” ujarnya

AKBP Bintoro menambahkan, media sosial yang digunakan tersangka melakukan undangan untuk melakukan pesta itu memiliki 100 member. Namun, Bintoro belum mengungkap secara detail terkait sindikat para tersangka.

“Karena memang pengikutnya banyak gitu loh. Ada sekitar 100 member lah jadi luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bintoro menjelaskan bahwa kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap ratusan anggota yang terlibat dalam kegiatan orgy tersebut. Mereka saat ini dianggap sebagai saksi dalam kasus ini.

Baca juga berita kami di:

icon google news icon telegram

Download Aplikasi :

icon playstore
  • Bagikan